Tampil Percaya Diri dengan Labial Veneering

Masalah penampilan gigi-gigi depan seperti warna yang berubah kehitaman, bergaris-garis coklat karena faktor konsumsi obat antibiotik di saat kecil, maupun celah diantara dua gigi yang agak lebar (diastema), merupakan masalah-masalah penampilan yang kadang dapatmenimbulkan rasa tidak percaya diri. Untuk masalah-masalah yang tersebut di atas, terdapat beberapa jenis perawatan yang dapat dilakukan untuk memperbaiki penampilan gigi, antara lain bleaching ekstrakoronal, bleaching intrakoronal, mahkota selubung (crown) dan labial veneering atau vinir laminasi.

Labial Veneering adalah suatu perawatan gigi dengan menutupi bagian labial (bagian depan) gigi yang telah dipreparasi dengan sebuah restorasi agar mempunyai kualitas penampilan yang lebih baik. Dilihat dari teknik pembuatannya, labial veneering dibedakan menjadi dua macam, yaitu direct veneer (vinir langsung) dan indirect veneer (vinir tidak langsung). Pada direct veneer, bahan yang digunakan untuk melapisi gigi adalah resin komposit, dan diaplikasikan langsung sesaat setelah gigi dipreparasi. Sedangkan indirect veneer menggunakan bahan porselen atau resin komposit yang harus dibuat terlebih dahulu di laboratorium dan disementasi pada permukaan gigi pada kunjungan berikutnya.

 

Indikasi Labial Veneering

Selain dilakukan dengan tujuan untuk menambah cerah warna gigi, labial veneering juga dapat dilakukan untuk:

1. Mengoreksi diastema (celah antara dua gigi) yang tidak terlalu lebar

2. Memperbaiki gigi yang mengalami perubahan warna karena fluorosis, ataupun obat anti biotik seperti tetrasiklin. Namun apabila pewarnaan gigi akibat tetrasiklin terlalu parah dapat dilakukan bleaching intrakoronal atau bleaching ekstrakoronal terlebih dahulu.

3. Mengoreksi bentuk gigi, seperti gigi yang berbentuk onus (terbatas)

4. Memperbaiki kerusakan struktur gigi, seperti gigi yang mengalami fraktur.

5. Memperbaiki tambalan yang sudah berubah warna

 

Kontraindikasi Labial Veneering

Terdapat beberapa hal yang merupakan kontraindikasi dilakukannya pembuatan labial veneering, antara lain:

  1. Penderita dengan kebiasaan buruk seperti bruxism atau kebiasaan menggigit-gigit sesuatu
  2. Gigi dengan mahkota klinis yang terlalu pendek
  3. Struktur gigi yang tersisa terlalu sedikit, atau gigi dengan email yang tidak memadai untuk retensi yang cukup (karies yang besar)
  4. Fraktur gigi yang parah
  5. Diastema (celah diantara dua gigi) yang besar
  6. Gigi dengan restorasi/tambalan yang besar dan dalam
  7. Gigi berdesakan dan perlu perawatan ortodonsi
  8. Kebersihan mulut yang buruk

 

sumber:

Labial Veneering

drg. Nicke Rizki Romadhany, Sp.KG


Other

news

Merawat Kesehatan Gigi Anak

Gigi susu pada anak-anak akan tanggal dengan sendirinya dan akan digantikan dengan gigi tetap. Hal ini dikarenakan gigi susu merupakan panduan dan pembuka jalan bagi tumbuhnya gigi tetap. Beberapa orang tua beranggapan bahwa gigi susu…

news

THE 1 st NASIONAL MEETING OSMILE LASER DENTAL CENTRE

O-Smile Laser Dental Centre (OLDC) Yang berdiri sejak Januari 2006 kini telah mempunyai beberapa cabang dikota-kota besar di Indonesia yaitu di Bekasi, Jogja, Semarang dan Bandung. Pada 10 April 2011 yang lalu, O-Smile Laser Dental…